Daerah Hukum & Kriminal
Beranda / Hukum & Kriminal / Serap Anggaran Puluhan Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Diduga Terindikasi Korupsi

Serap Anggaran Puluhan Miliar, Proyek Peningkatan Jalan Diduga Terindikasi Korupsi

‎Ketua Umum Laskar Sultra, Israwan S.A.P

LAMANPUBLIK.ID, KOLTIM – Lentera Pemerhati Aspirasi Rakyat Sulawesi Tenggara (Laskar Sultra) akan menggelar aksi unjuk rasa dan pelaporan resmi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra terkait dugaan korupsi pengerjaan peningkatan jalan di Poli-polia Kabupaten Kolaka Timur sampai batas Konawe Selatan (Konsel).

‎Laskar Sultra akan mengultimatum Kejati Sultra untuk segera menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek pengerjaan peningkatan jalan poros poli-polia, Kabupaten Kolaka timur.

‎Ketua Umum Laskar Sultra, Israwan S.A.P,  dalam keterangan tertulisnya menilai proyek tersebut di kerjakan oleh PT. Bangunindo Karya Utama dengan anggaran yang begitu besar dan sarat akan pelanggaran terutama terkait penggunaan material yang diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Berdasarkan hasil pemantauan lapangan kami dan laporan masyarakat, kami menemukan bahwa proyek tersebut tidak sesuai dengan RAB dan di kerjakan asal-asalan,” ungkap Israwan, Kamis (06/11/2025).

Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Gelar Aksi Demonstrasi Jilid II

‎Ia menjelaskan, bahwa spesifikasi material yang di gunakan tidak sesuai sebagai mana hasil di lapangan yang kami telusuri, oleh karenanya kami meminta dengan tegas kepada kejaksaan tinggi Sultra untuk memeriksa kadis PUPR Provinsi sultra, PPK, dan kontraktor proyek tersebut. Dan dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi demonstrasi dan pelaporan resmi. Pungkasnya.

Selain itu, Laskar Sultra juga menyorot pengunaan material tanpa sertifikasi laboratorium jelas karena tidak bisa menjamin kekuatan jalan. Kalau tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Spesifikasi Umum Bina Marga, umur jalan bisa pendek dan cepat rusak. Ini merugikan rakyat

“Hal tersebut berpotensi menurunkan kualitas konstruksi jalan dan menimbulkan kerugian Negara,” tambahnya.

‎”Kami akan membawa kasus ini sampai ke tingkat nasional jika kejaksaan tinggi Sultra tidak serius menegakkan hukum,” tutupnya.

GAM Sultra Soroti Bapenda Konawe di Tengah Maraknya Tambang Ilegal

Laporan: Redaksi

× Advertisement
× Advertisement