Daerah
Beranda / Daerah / Aneh, Berita Acara Penerimaan SK 10 Orang, Sedangkan SK 11 Nama

Aneh, Berita Acara Penerimaan SK 10 Orang, Sedangkan SK 11 Nama

Ilham Syaputra Jaya SH.MH Ketua KNPI Konawe

LAMANPUBLIK.ID, KONAWE – Saat Pemerintah Pusat membuka perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan P3K paruh waktu sebagai upaya menjawab tantangan untuk mengakomodir Honorer yang sudah bekerja tahunan dan bahkan puluhan tahun.

‎Hal tersebut sebagai langkah yang sangat positif bagi honorer yang berada di setiap Provinsi dan Kabupaten kota dalam menjamin kepastian Hukum bagi mereka untuk mendapatkan NIP dan pemberian Gaji yang layak.

‎Tetapi yang terjadi di Kabupaten Konawe seolah tak terselesaikan persoalan P3K, dan P3K Paruh waktu, mulai pengunguman kelulusan banyak protes yang di lakukan oleh honorer di Kabupaten Konawe.



‎”Banyak siluman dan titipan oleh oknum pegawai yang saya angab bejat dan biadap yang tidak pernah honor tetapi di luluskan,” ujarnya.

‎”Hal yang paling aneh terjadi Senin 29 Desember 2025 kemarin, pada saat pengunguman resmi di nyatakan lulus tetapi tidak ada nama tersebut dalam berita acara penerimaan SK ternyata ada SK terpisah dari berita acara tersebut yang menyisipkan Nama Inisial EL yang mengantikan nama lain yang di nyatakan lulus,” tambahnya.

‎Hal ini terjadi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Konawe, sedangkan nama yang digantikan benar-benar honor dan di nyatakan lulus atas nama Muh. Faslur Rahman Bintang Tabara.

‎Sementara itu, saat menanyakan hal tersebut kepada pegawai BKPSDM, salah satu pegawai tersebut mengatakan dirinya tidak mengisi DRH, sedangkan pengakuannya bersama rekan-rekanya di dinas tenaga kerja melakukan pengisian bersamaan.

‎Menanggapi hal tersebut, saya selaku Ketua KNPI Konawe yang juga aktivis di Sultra menduga ada oknum yang tidak bertangung jawab di dinas BKPSDM Konawe, yang dengan sengaja menghilangkan Nama dan hak orang lain, Selasa (30/12/2025).

‎”ini perbutan zhalim dan harus di musnakan manusia biadap seperti ini, bahkan saya menduga ada pungutan liar untuk meloloskan orang yang tidak pernah honor dan ini sudah terjadi di dinas tenaga kerja dan transmigrasi Konawe,” ungkapnya.

‎Pantas masalah P3k dan P3K Paruh waktu tak pernah selesai karna memang ada oknum pegawai yang sengaja memasukan nama apakah keluarga mereka atau bisa jadi ada uang yang mengalir,” katanya.



‎”Jadi menurut saya ini bukan masalah kuota, kuotanya sudah pas hanya selalu ada orang yang masuk baru mengeser atau mengantikan nama yang benar-banar Honor,” tambahnya.

‎Dirinya juga menambahkan, secara pribadi dan kelembagaan sebagai prinsip dirinya akan melawan orang yang berbuat zhalim dan menghilangkan hak orang lain.

‎”Minggu ini saya akan bawah data dan melaporkan temuan tersebut di polres konawe. Ini masalah orang banyak bukan pribadi, dan saya berharap kepada pimpinan daerah Bupati dan Wakil bupati untuk serius menagani masalah ini sebagai bentuk janji dan tungung jawab sebagai bupati dan wakil,” ucapnya.

‎”Saya juga meminta Bupati konawe agar mengevalusi kinerja Kepala BKPSDM Konawe dan memecat oknum pegawai yang coba-coba bermain persoalan administrasi kepegawaian,” Tegas Ilham Syaputra Jaya SH.MH Ketua KNPI Konawe

GAM Sultra Soroti Bapenda Konawe di Tengah Maraknya Tambang Ilegal

 

Laporan: Redaksi

× Advertisement
× Advertisement